Brankas Safe Deposit Locker atau SDB
Rp 0
Safe Deposit Locker (SDL) / Safe Deposit Box (SDB) adalah sistem kotak penyimpanan individual yang biasanya ditempatkan di dalam ruang khasanah/vault bank, perusahaan keamanan, hotel, koperasi, atau fasilitas penyimpanan aset. Setiap locker digunakan oleh satu penyewa dan biasanya memiliki sistem kunci khusus.
Ukuran Hrg Per Box Box
Uk. 3 x 10 - x 18
Uk. 5 x 10 - x 12
Uk. 10 x 10 - x 6
Uk. 15 x 10 - x 3
Fungsi Safe Deposit Locker
SDB umumnya digunakan untuk menyimpan:
Sertifikat tanah
BPKB
Akta dan dokumen penting
Surat berharga
Perhiasan
Logam mulia
Mata uang
Dokumen perusahaan
Dokumen legal
Saham/dokumen investasi
Barang bernilai kecil
Dokumen warisan
Barang pribadi yang diizinkan oleh pengelola
BNI, misalnya, mencantumkan saham perusahaan, mata uang, surat berharga/sertifikat, perhiasan/logam mulia dan barang lain yang mendapat persetujuan sebagai contoh barang yang dapat disimpan.
Catatan penting: barang yang diperbolehkan atau dilarang tetap harus mengikuti peraturan pengelola SDB. SDB bukan berarti semua jenis barang boleh disimpan.
Bagian-bagian Safe Deposit Locker
Sistem SDB yang profesional biasanya terdiri dari:
A. Main Cabinet / Cabinet Body
Merupakan struktur utama yang menampung seluruh locker.
Material yang umum:
Steel plate
Mild steel
High-strength steel
Stainless steel untuk komponen tertentu
B. Individual Locker Door
Setiap nasabah mempunyai satu pintu locker.
Pada pintu terdapat:
Nomor locker
Key lock
Handle
Label
Sistem pengunci
C. Inner Box
Bagian dalam tempat barang nasabah.
Idealnya:
Material baja
Tidak mudah korosi
Finishing rapi
Tidak memiliki sudut tajam
Dapat dilepas/ditarik jika desain mengharuskan
D. Locking System
Ini merupakan salah satu komponen paling penting.
Sistem dapat menggunakan:
Dual key lock
Customer key + guard key
Tubular key
High-security key
Mechanical lock
Electronic lock
Dual-control locking system
Untuk SDB bank, sistem dua kunci / dual control sangat umum secara konsep: nasabah memiliki akses dengan kunci sendiri sementara pengelola memiliki mekanisme kontrol tambahan.
Sistem dua kunci
Salah satu desain yang cocok untuk SDB bank adalah:
Kunci nasabah + kunci master/guard
Pull-out tray / shelf
Untuk SDB bank, saya sangat menyarankan menggunakan pull-out shelf/tray di depan locker.
Tujuannya agar nasabah dapat memindahkan inner box atau membuka locker dengan lebih nyaman.
Beberapa desain SDB komersial memang menggunakan pull-out shelf. Salah satu spesifikasi produk SDB yang saya temukan mencantumkan pull-out shelf dan inner box sebagai bagian konstruksi
Untuk proyek bank, jumlah locker biasanya ditentukan berdasarkan:
Luas ruang vault
Jumlah calon nasabah
Ukuran locker
Koridor akses
Area customer service
Area pemeriksaan
Ruang tunggu
Sistem keamanan
Jalur evakuasi
Kapasitas lantai
Uk. 3 x 10 - x 18
Uk. 5 x 10 - x 12
Uk. 10 x 10 - x 6
Uk. 15 x 10 - x 3
Fungsi Safe Deposit Locker
SDB umumnya digunakan untuk menyimpan:
Sertifikat tanah
BPKB
Akta dan dokumen penting
Surat berharga
Perhiasan
Logam mulia
Mata uang
Dokumen perusahaan
Dokumen legal
Saham/dokumen investasi
Barang bernilai kecil
Dokumen warisan
Barang pribadi yang diizinkan oleh pengelola
BNI, misalnya, mencantumkan saham perusahaan, mata uang, surat berharga/sertifikat, perhiasan/logam mulia dan barang lain yang mendapat persetujuan sebagai contoh barang yang dapat disimpan.
Catatan penting: barang yang diperbolehkan atau dilarang tetap harus mengikuti peraturan pengelola SDB. SDB bukan berarti semua jenis barang boleh disimpan.
Bagian-bagian Safe Deposit Locker
Sistem SDB yang profesional biasanya terdiri dari:
A. Main Cabinet / Cabinet Body
Merupakan struktur utama yang menampung seluruh locker.
Material yang umum:
Steel plate
Mild steel
High-strength steel
Stainless steel untuk komponen tertentu
B. Individual Locker Door
Setiap nasabah mempunyai satu pintu locker.
Pada pintu terdapat:
Nomor locker
Key lock
Handle
Label
Sistem pengunci
C. Inner Box
Bagian dalam tempat barang nasabah.
Idealnya:
Material baja
Tidak mudah korosi
Finishing rapi
Tidak memiliki sudut tajam
Dapat dilepas/ditarik jika desain mengharuskan
D. Locking System
Ini merupakan salah satu komponen paling penting.
Sistem dapat menggunakan:
Dual key lock
Customer key + guard key
Tubular key
High-security key
Mechanical lock
Electronic lock
Dual-control locking system
Untuk SDB bank, sistem dua kunci / dual control sangat umum secara konsep: nasabah memiliki akses dengan kunci sendiri sementara pengelola memiliki mekanisme kontrol tambahan.
Sistem dua kunci
Salah satu desain yang cocok untuk SDB bank adalah:
Kunci nasabah + kunci master/guard
Pull-out tray / shelf
Untuk SDB bank, saya sangat menyarankan menggunakan pull-out shelf/tray di depan locker.
Tujuannya agar nasabah dapat memindahkan inner box atau membuka locker dengan lebih nyaman.
Beberapa desain SDB komersial memang menggunakan pull-out shelf. Salah satu spesifikasi produk SDB yang saya temukan mencantumkan pull-out shelf dan inner box sebagai bagian konstruksi
Untuk proyek bank, jumlah locker biasanya ditentukan berdasarkan:
Luas ruang vault
Jumlah calon nasabah
Ukuran locker
Koridor akses
Area customer service
Area pemeriksaan
Ruang tunggu
Sistem keamanan
Jalur evakuasi
Kapasitas lantai
Diskusi